Akhir - akhir ini banyak sekali fenomena di Indonesia dari mutilasi , artis terjerat narkoba ,korupsi , namun yang paling menyita perhatian dan langsung berpengaruh pada rakyat kecil adalah melonjaknya harga bawang . Bawang yang sangat penting dalam rantai perekonomian di indonesia jika bawang terus naik harganya maka daya beli masyarakat menengah ke bawah pasti akan terpengaruh dan pasti akan mengurangi konsumsi bawang dan akan merembet dari pedagang , petani, dan penjual makanan atau warung - warung kecil karena bawang adalah salah satu bumbu utama di masakan Indonesia .

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan harga bawang putih dan bawang merah yang meroket akhir-akhir ini bisa menyebabkan inflasi bulanan melonjak. Saat ini BI masih menghitung berapa persen pengaruhnya ke inflasi.Saat ini, pemerintah akan saling berkomunikasi khususnya kepada kementerian terkait untuk menangani kenaikan harga bawang ini. Jika ada penyelesaian secara serius, maka inflasi yang dipengaruhi dari kenaikan bawang ini akan sedikit bisa ditekan. Disini sangat diperlukan peran pemerintah dalam kontrol distribusian bawang dan pengawasan . masih di butuhkan sidak - sidak langsung ke pasar untuk mengawasi secra langasung fenomena ini. Sekadar catatan, Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi Februari 2013 sebesar 0,75 persen. Nilai ini merupakan inflasi bulanan tertinggi selama 10 tahun terakhir. Kenaikan inflasi ini disebabkan karena pembatasan beberapa komoditas kita ke negara asing.
referensi ttp://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/03/15/17130721/Harga.Bawang.Meroket.Inflasi.Bakal.Melonjak?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

0 komentar:
Posting Komentar