Desakan KLB yang digerakkan anggota Exco asal Jatim, La Nyalla Mattaliti, ditanggapi santai PSSI. Deputi Sekjen PSSI, Saleh Ismail Mukadar yakin KLB tak akan terealisasi. "Tahun lalu kita gelar lima kali kongres. Saya yakin pemerintah maupun FIFA tak akan ijinkan digelar Kongres lagi," yakin Saleh ditemui di sela-sela menyaksikan laga Persebaya kontra Semen Padang, Minggu (11/12)Saleh juga menyangsikan mayoritas klub Jatim memang inginkan KLB. "Jatim itu luas. Itukan hanya manuver dia (Nyala) saja," sergahnya.
Kelompok status quo, lanjut Saleh, ada di balik gerakan ini. Menurutnya, status quo masih belum rela panggung kekuasaannya yang dikangkangi bertahun-tahun diambil alih kelompok reformis.
"Mereka baru berhenti ganggu PSSI kalo kita serahkan kompetisi profesional pada mereka," tandas Saleh.
Di tempat yang sama, wakil ketua umum PSSI Farid Rahman menilai tak ada urgensinya digelarnya KLB. "Kalo dikatakan langgar statuta, pasal yang mana?," timpalnya.
Farid menyarankan semua pihak saat ini bahu membahu untuk memajukan sepakbola nasional. "Kalo bahasanya semua untuk kemajuan sepakbola nasional, kenapa harus seperti ini?" sesalnya. (gk-31)
0 komentar:
Posting Komentar