
Jakarta - Resepsi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)-Siti Rubi Aliya Radjasa (Aliya) di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (26/11) malam berlangsung sangat meriah. Resepsi yang digelar dengan menggunakan adat Yogyakarta, dihadiri oleh ribuan undangan dari berbagai kalangan dan profesi.
Pasangan putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putri Hatta Radjasa ini memasuki ruang pelaminan pada pukul 19.00 WIB. Saat memasuki ruang, Ibas menggandeng tangan Aliya, tepat di belakangnya kedua orangtua perempuan dari kedua belah pihak dengan cucunya. Di lapis belakang ke tiga, ada SBY dan Hatta, dan di lapis terakhir ada kakak kandugn Ibas, Agus Harimurti Yudhoyono dan istrinya, Annisa Pohan.
Prosesi ini tidak seperti acara sebelumnya siraman dan akad nikah yang sarat dengan prosesi ritual adat dan keagamaan. Resepsi ini hanya menggunakan adat kraton Yogyakarta, terutama dari segi pakaian yang dikenakan kedua mempelai serta iring-iringan musik yang menyertainya.
Penampilan kedua pasangan sangat serasi dengan balutan busana adat Jawa yang serba merah marun. Aliya tampil mengenakan kebaya berwarna merah berbahan lace yang panjangnya hampir semata kaki.
Meski desain kebaya ini cukup simpel, namun tak menghilangkan kesan mewah yang tampak padanya. Tampak detail bordir serta ceceran kristal dan manik-manik yang menghiasi hampir seluruh bagian kebaya.
Pada dahi Aliya tampak serbuk emas yang merupakan ciri khas paes ageng, hasil kreasi perias pengantin ternama Tienuk Riefki yang pernah mendandani Annisa Pohan, kakak iparnya, dan perias kepercayaan keluarga Gubernur Yogyakarta. Aliya semakin anggun dengan rangkaian bunga melati yang menghiasi rambutnya yang disanggul.
Sementara, Ibas tampak gagah dengan stelan Surjan berwarna merah dengan hiasan ukiran warna emas di bagian depan dipadu dengan kain batik Jogjakarta bawahannya. Di atasnya, Ibas mengenakan blangkon bermotif batik.
Prosesi diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah dan pembacaan doa yang dipimpin Arief Rahman, yang tak lain adalah tokoh pendidikan. Selesainya, acara langsung dilanjutkan bersalaman dengan kedua mempelai dan kedua orangtua.
Namun bukan waktu sebentar untuk mendapat kesempatan bersalaman dengan putra orang pertama di Indonesia ini. Pasalnya, para tamu harus rela antri untuk bisa menyentuh tangan kedua mempelai ini. Pemberian ucapan dibagi empat sesi, masing-masing 40 menit dengan jeda 7 menit. Selama jeda akan diisi dengan acara kesenian.
Sebelum memasuki ruang Assembly Hall JCC --tempat Ibas dan Aliya bersanding-- para tamu undangan diminta menunjukkan undangan masing-masing. Selain itu, semua tamu harus melewati metal detector sebelum memasuki ruang resepsi.
Sejumlah tokoh, politisi, duta besar, selebritas, dan sahabat, dari kedua mempelai yang menghadiri acara itu harus ikut antri. Namun, tidak semua tamu harus mengantri. Beberapa tamu istimewa bisa langsung memasuki pelaminan dengan diantar Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Salah satu tamu yang dapat langsung masuk tanpa lama mengantri adalah Akbar Tandjung. Politisi senior Partai Golkar ini yang datang sekitar pukul 19.25 WIB, sempat berada dalam antrian sekitar sepuluh menit, sebelum seorang Paspampres menghampirinya dan mengajak Akbar masuk melalui pintu khusus.
Tidak hanya Akbar, mantan Kapolri Da`i Bachtiar bersama istri juga berada di barisan antrian dan kemudian dijemput oleh Paspampres. Demikian juga dengan mantan kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen (Pol) Susno Duadji yang didampingi istrinya bisa langsung masuk tanpa harus antri. Ada juga tamu undangan karena alasan kesehatan didahulukan masuk.
Karena saking lamanya antri, ada juga tamu undangan yang memilih tidak melanjutkan. Aming salah satu selebritas yang memutuskan pulang karena mengingat panjangnya antrian. "Pulang saja, lain waktu saja saya ucapkan selamatnya sama Ibas-Aliya, habis panjang banget antriannya," ucapnya seperti dikutip dari salah satu televisi nasional.
Untuk mengantisipasi kejenuhan para tetamu, panitia memanjakan dengan hiburan alunan lagu yang dilantunkan oleh sejumlah penyanyi kondang, seperti Vina Panduwinata, Mike Mohede, Dira Sugandi, Rio Febrian, Yovi and Friends, Mike Mohede, Sandhy Sondoro. Alunan lagu diiringi oleh Dian HP Orchestra.
Dira Sugandi melantunkan lagu What a Wonderful World dan Somewhere Over the Rainbow. Rio Febrian membawakan lagu karya Tito Sumarsono berjudul Untukmu. Lagu ciptaan SBY pun tak ketinggalan dibawakan dalam resepsi Ibas dan Aliya yang dilantunkan oleh Sandhy Sondoro, Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita.
Para tamu juga disuguhi oleh sejumlah aneka hidangan seperti sajian bebek peking, salmon, dan roti,chicken cordon bleu, sukiyaki, dan sushi. Semakin lengkap dengan berbagai hidangan aneka minuman.
Dari puluhan sajian, yang cukup menyita perhatian para tamu adalah tampilan air mancur yang tinggi persis berdiri di tengah-tengah ruang resepsi. Ini sangat mencolok dibanding stan hidangan lainnya. Cokelat dari air mancur ini untuk pemanis buah dan roti. Para tamu dapat langsung menikmati coklat dengan mengambil langsung di tingkatan bawah air mancur.
Antrian undangan baru selesai pada pukul 22.00 WIB. Sebagian tamu sudah pulang lebih awal ke rumah masing-masing, setelah mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. [AM]
0 komentar:
Posting Komentar